Tikar rajut dari Plastik Kresek

7:58 PM


Guys,

Awalnya tikar ini akan kubuat lebih lebar.  Tapi, karena bahannya kurang ya, mandeg sampai seukuran sajadah lebih dikit.  Lumayanlah bisa buat alas tidur...Hehehe

Pak Zasri (suamiku) yang paling hobi make matras plastik ini buat alas tidur di depan tipi.

"Anget," katanya.

"Ah, kalo cuma mo nyari kehangatan sih gampang.  Kompor juga anget," selorohku.

"Hahaha..."


Ide membuat tikar rajut ini juga dadakan.  Waktu itu, akan ada pembukaan MTQ di kecamatan.  Ibu-ibu PKK diminta berpartisipasi mengisi bazar dari barang daur ulang.  Aku jelas senang banget.  Ah, sayangnya info itu telat kudapatkan.  Dua hari sebelum hari H.

Aku kelimpungan.  Sama sekali nggak ada persiapan.  Tapi, kepingin ikutan.  Yah, mewakili ibu-ibu PKK di RW-ku.  Akhirnya kuputuskan membuat kerajinan dari limbah kresek.  Selain tikar, aku juga membuat dua buah gantungan pot dari plastik dan juga sepasang sepatu rajut dari benang.

Pikirku, bazar ini cuma buat pameran saja eh ternyata barangnya dijual.  Alhamdulillah, tikar rajut dari plastiknya nggak laku... Hehehe.    Karena ya,  memang dari awal sudah ditaksir suamiku.

Mungkin memang sengaja dido'ain biar gak laku...Hehehe :D Nggak, ding. Emang gak laku karena nggak ada yang mau...:p
Wong, produknya aja asal jadi.

Sampai sekarang tikar plastik rajut ini masih ada.  Tapi, bentuknya sudah nggak karuan.  Plastik kreseknya ada yang mulai hancur.  Sepertinya kualitas plastik kreseknya beda-beda.

Insya Allah, nanti kalau kresekku dah banyak lagi dan aku ada waktu, akan kubuatkan tutorialnya.
***










You Might Also Like

0 comments

Contact Form

Name

Email *

Message *