Writer vs Crafter ?

12:25 PM

Kenapa aku pilih judul Writer vs Crafter?  Tak lain dan tak bukan adalah karena aku menyukai kedua bidang ini.

 Tadinya aku berniat dan bercita-cita jadi seorang penulis.  Yah, minimal bisa menerbitkan sebiji, 2 biji, 3 biji buku dan seterusnya lah.... heheh

Dan untuk mewujudkan keinginanku itu beberapa tahun yang lalu aku aktif mengikuti kelas belajar menulis online.  Bayar kelas ngaji cerpen dan sejenisnya.  Intinya aku melatih kemampuan menulis lewat kelas-kelas tersebut.

Masalahnya, aku hanya belajar cara menulis.  Tapi, tidak pernah praktek dan langsung menulis. Hadeh!  Bisa dibayanginkan?  Ada orang mau jadi penulis.  Ikut belajar menulis.  Tapi tidak pernah menulis. Lha???

Nah, itu dia.  Aku malah sibuk merajut-merajut dan merajut.  Bahkan sampai terima orderan... :)

Setelah beberapa lama, akhirnya kini aku memutuskan untuk menjalani keduanya.  Menulis dan membuat craft (terutama rajutan).  Bahasa kerennya crafter.

Mungkin gak tepat juga kalau aku menyebut diriku crafter ya... hehehe...  Belum sampai tahap itu juga kaleee... :D

 Aku baru dalam tahap menyenangi seni kerajinan tangan.  Itu saja.  Not a real crafter yet... :D
(Halah, sok ngingris.  Malah blepotan...hehehe).

Oke, kembali ke jalan yang benar.  Aku memutuskan untuk memilih Writer dan crafter sebagai selingan pengisi waktu hidupku.

Tidak mudah, Guys.  Dua-duanya membutuhkan waktu dan kosentrasi serta pemikiran tingkat tinggi. Ciee..

Bener.  Ini serius.  Bagaimana mungkin aku bisa menulis sambil merajut.  Atau merajut sambil menulis ?  Iya kan?? Tu lah...

Untungnya, aku teringat blogku yang lama kosong (nggak da yg nyewa :D).  Padahal sudah kluar modal lumayan buat blog dan dekorasinya.

Siapa bilang nge-blog itu gratis?  Gratis itu bagi yang bisa ngeblog.  Lha, kalo aku yang gapteknya kebangetan.  Nge-blog itu butuh biaya.  Yah, buat yang sudah bantu mendesign blogku tentunya.

Sayangkan?  Sudah bayar mahal buat blog eh malah gak dimanfaatkan.  Itulah kenapa kuputuskan eh kupilih dua-duanya, writer dan crafter.  Bukan kemaruk alias congok alias serakah.  Tapi, semata-mata mengikuti kata hati yang ingin berlaku adil pada keduanya.  (Aih, kek poligami aja...hehehe).

Jadi, sekarang aku bisa crafting dengan tenang dan menulis di blog dengan riang.   :D









You Might Also Like

0 comments

Contact Form

Name

Email *

Message *